Archive for the 'Nirmala Post' Category

Mempercantik Kota, Menata PKL

Juni 24, 2010

Keberadaan Pedagang Kaki Lima—selanjutnya disebut PKL—di banyak kota di tanah air telah menjadi sebuah dilema yang tidak hanya menimbulkan polemik atau pro-kontra, tetapi juga demonstrasi, sabotase, penggusuran, hingga bentrok antarwarga maupun antara warga dan aparat. Dalam perspektif tata ruang kota, keberdaan PKL telah merenggut hak publik atas ruang terbuka kota (open public space). Dari tinjauan sistem ekonomi nasional, PKL merupakan sektor informal sebagaimana yang dilansir Hernando de Soto—ekonom kenamaan yang melakukan penelitian di negara-negara Amerika Latin—sebagai sektor ekonomi yang independen, diusahakan secara mandiri, dengan modal minimal namun hasil maksimal serta dalam konteks Indonesia mampu bertahan dari badai krisis ekonomi 1997-1998. Dari sudut relasi negara (dan pemerintah) dengan warga negaranya, keberdaan PKL dapat menjadi indikasi kegagalan negara menjamin hak hidup warga negaranya untuk berusaha (pada tempat) yang layak, di samping dapat dipahami juga sebagai bentuk kegagalan negara mengelola warga negaranya bila kita melihat fenomena PKL yang memposisikan vis a vis negara. Karena itu dalam menentukan sikap dan kebijakan terhadap keberadaan PKL sangat diperlukan semangat menghargai, memanusiakan, namun tetap menegakkan kebenaran pada tata hukum normatif yang ada. Baca entri selengkapnya »