Archive for the 'Majalah Lentera' Category

Gotong Royong dan Teladan Birokrasi

Desember 29, 2015

Pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan telah dianggap sebagai panacea—obat bagi segala macam penyakit, yaitu patologi pembangunan. Program-program yang dilakukan untuk, oleh, dan dari masyakarat umumnya mendasarkan pada semangat kesukarelaan, keswadayaan dan gotong royong, tiga kata kunci pemberdayaan masyarakat. Pembangunan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat dianggap mampu menggerakkan potensi masyarakat, menumbuhkan rasa memiliki, bahkan secara teknis keproyekan dianggap mampu menghasilkan pembangunan yang cenderung berkualitas ketimbangan pembangunan serupa yang dilakukan oleh pemerintah maupun pihak ketiga. Baca entri selengkapnya »

Berharap (Lebih) Pada Korpri

Juni 24, 2010

Setiap organisasi didirikan untuk memberi manfaat bagi anggotanya. Bila sebuah organisasi tidak lagi bermanfaat, kemungkinan yang harus diambil ada dua: mendirikan organisasi baru atau merevitalisasi spririt pendirian dan peraturan dasar organisasi. Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) berada pada persimpangan yang memungkinkan terjadinya kedua alternatif ini. KORPRI berada pada kondisi ‘membutuhkan perubahan’ untuk ‘memperluas pelayanan kepada anggota dan bangsa’ mengingat keberadaan KORPRI nyaris tidak terdengar kiprahnya, di samping stigma KORPRI sebagai organisasi pamong praja yang ‘manis’—meminjam istilah ‘anak manis’ bagi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang kurang radikal pada masa orde baru dalam konstelasi Gerakan Mahasiswa. Baca entri selengkapnya »