Archive for April, 2015

Target Kinerja Pelayanan Publik

April 24, 2015

Salah satu patologi pembangunan di tanah air adalah perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang tidak terukur. Negara memiliki sejumlah amanat yang diatur oleh konsitusi. Pada saat yang bersamaan negara telah sibuk dan menguras energi melakukan banyak hal. Namun ketika dievaluasi, seringkali korelasi pelaksanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak berbanding lurus dengan pemenuhan amanat konstitusi. Negara dianggap oleh sebagian publik asyik dengan dirinya sendiri, sementara amanat konstitusi yang direpresentasikan dalam target kinerja pemerintah (daerah) selesai menjadi angka-angka statistik belaka. Baca entri selengkapnya »

Situs Semedo sebagai Museum dan Pusat Studi Teori Kreasionisme

April 21, 2015

Situs Semedo terletak di Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal. Sejak tahun 1990-an masyarakat Semedo telah menemukan fosil-fosil hewan purba. Namun baru pada tahun 2005 masyarakat melaporkan kepada LSM dan pemerintah kabupaten yang kemudian diteruskan ke Balai Arkeologi Yogyakarta. Sejak 2005 pula inventarisasi keberadaan fosil mulai serius dilakukan. Saat ini paling tidak terdapat 2.947 fosil yang keberadaannya ditengara berasal dari peradaban 1,5 juta tahun lalu. Tahun 2007 mulai ditemukan peralatan hidup manusia purba, yang kini telah terkumpul hingga 300 artefak. Penemuan peralatan hidup manusia purba semakin membuka kemungkinan bahwa di Semedo pernah ada peradaban manusia purba. Penantian dan pencarian itu berujung pada Mei 2011, saat ditemukan fosil yang oleh penelitian Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran dinyatakan sebagai fosil Homo Erectus. Fosil ini diberi nama Semedo 1. Baca entri selengkapnya »

Pendekatan Sistem Inovasi Daerah dalam RPJMD

April 21, 2015

Abstraksi
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah—selanjutnya disebut RPJMD—secara sederhana dapat disebut sebagai panduan pembangunan bagi daerah dalam kurun waktu lima tahun. Sebagai panduan sesungguhnya RPJMD tidak sekedar memuat rencana pembangunan, namun hakikatnya RPJMD merupakan amanat pembangunan yang harus dilaksanakan oleh seluruh elemen di daerah, utamanya pemerintah daerah. Sebagai rencana sekaligus amanat pembangunan RPJMD membutuhkan alat (tool) untuk mengimplementasikan cita daerah tersebut secara terstruktur dan terkendali. Salah satu alat bantu tersebut adalah Sistem Inovasi Daerah yang diadopsi RPJMD Kabupaten Tegal tahun 2014-2019. Baca entri selengkapnya »