Tanggal Ulang Tahun

Januari 3, 2012

Perayaan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia memang istimewa. Hanya pada saat bangsa ini memperingati ulang tahunnya kita menjadi familier (kembali) dengan akronim HUT alias Hari Ulang Tahun dan idiom Dirgahayu. Bila pada peringatan ulang tahun kemerdekaan digunakan istilah HUT, pada peringatan ulang tahun berdirinya daerah (kabupaten/kota atau provinsi) umumnya digunakan istilah Hari Jadi, berbeda ketika kita memperingati hari kelahiran seseorang yang lazim disebut Ulang Tahun saja. Sedemikian sering kita menggunakan akronim HUT sehingga membuat kita tak sadar bila akronim ini berpotensi menyebabkan kekeliruan logika berbahasa.

Ulang Tahun diperingati untuk mengenang periode awal kelahiran sesuatu. Penanda kelahiran yang lazim digunakan adalah berdasarkan hari atau tanggal. Penanda kelahiran menggunakan hari dikenal sebagai weton (Jw), yang diartikan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring (dalam jaringan; online) sebagai hari lahir seseorang dengan pasarannya, yakni legi, paing, pon, wage, dan kliwon. Weton seseorang, katakan saja Jumat Pon, akan diperingati setiap 35 hari sekali yang disebut selapanan. Tak peduli tanggal berapa selapanan itu jatuh, seorang yang lahir pada weton itu memperingati hari lahirnya pada setiap Jumat Pon. Tradisi ini telah berkembang di tanah Jawa sejak dahulu, meskipun kini mulai jarang diperingati orang.

Metode penanda kelahiran lain yang lazim adalah berdasarkan pada tanggal. Dengan metode ini, kita kemudian memperingati ulang tahun kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus karena pada tanggal 17 Agustus 66 tahun silam Ir. Soekarno didampingi Drs. Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan kita. Tahun ini, kita memperingati tanggal kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus, tak peduli pada hari apa tanggal 17 Agustus berlangsung. Meski sama-sama berlangsung pada bulan Ramadan, sejarah mencatat bahwa 17 Agustus 1945 terjadi pada hari Jumat Legi, bertepatan dengan 9 Ramadan 1364 H, sedangkan 17 Agustus 2011 bertepatan dengan Rabu Paing atau tanggal 17 Ramadan 1432 H. Dengan logika berbahasa ini, sudah sepatutnya kita tak menggunakan akronim Hari Ulang Tahun (HUT) yang meminjam istilah Kelirumolog Jaya Suprana, dapat disebut sebagai keliru kaprah. Keliru karena logika bahasa dalam akronim HUT sesungguhnya mendasarkan pada tanggal, bukan hari, serta kaprah karena kekeliruan ini terjadi berulang-ulang sehingga kita telah menganggapnya sebagai kebenaran. Apakah pilihannya adalah dengan mengganti penggunaan akronim Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi Tanggal Ulang Tahun (TUT)? Saya sih oke saja, sepanjang Anda setuju.

Selain akronim HUT, kata Dirgahayu terbilang lazim digunakan dalam penulisan ucapan selamat ulang tahun kemerdekaan. Kalimat seperti “Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-66” pasti sering kita baca dalam spanduk-spanduk untuk memperingati hari kemerdekaan kita. Kalau kita hendak taat pada kaidah berbahasa, bolehlah kita melacak arti lema Dirgahayu dalam KBBI Daring. KBBI Daring mengartikan Dirgahayu sebagai berumur panjang; panjang umur. Dengan mendasarkan makna Dirgahayu menurut kamus kalimat “Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-66” dapat diartikan sebagai “Panjang Umur Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-66”. Kalimat model ini berpotensi tidak efektif, karena yang didoakan panjang umur adalah Republik Indonesia, yang berdirinya ditandai dengan proklamasi kemerdekaan. Doa panjang umur tentu tak etis menyebut tahunnya, seperti “Panjang Umur Ke-66 Tahun”. Agar lebih efektif, kalimat tersebut dapat ditulis begini saja: Dirgahayu Republik Indonesia.

*Febrie Hastiyanto; Penulis. Tinggal di Tegal Jawa Tengah.

Dimuat Lampung Post, Rabu 28 Desember 2011.

2 Tanggapan to “Tanggal Ulang Tahun”

  1. Ivan Lanin Says:

    Terima kasih atas ulasan Mas Febrie. Satu lagi yang juga mungkin sering membuat bingung masyarakat kita adalah istilah “anniversary”, Mas: “hari jadi” kah?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: