Archive for September, 2010

Pengendara Badai dan Historiografi Kesenian Tegal

September 17, 2010

Sesaat setelah terbitnya puisi-puisi penyair nasional yang diterjemahkan dalam Bahasa Tegalan pada tahun 1994 dalam Roa, Kumpulan Sajak Penyair Indonesia Terjemahan Tegalan (Lanang Setiawan (ed), Mimbar pengajian Seni Budaya Tegal, 1994) dunia kesusastraan Tegal berturut-turut diramaikan oleh gairah penerbitan buku berbahasa Tegalan yang kemudian ditabalkan sebagai Sastra Tegalan. Sebut saja Kumpulan Puisi Tegalan, Penyair Angkatan Tegal-Tegal (SL Gaharu, Lanang Setiawan (ed), Tegal-Tegal, 2005), Brug Abang, Kumpulan Puisi Tegalan (Dwi Ery Santoso, Dewan Kesenian Tegal, 2006), Nggayuh, Kumpulan Sajak Tegalan (Lanang Setiawan, Dewan Kesenian Tegal, 2006) hingga Ngranggeh Katuranggan, Kumpulan Puisi Tegalan (Lanang Setiawan (ed), Dewan Kesenian Tegal, 2009). Baca entri selengkapnya »

Menata Terminal Rajabasa

September 17, 2010

Deskripsi Rico Mangiring Purba bertajuk Semrawutnya Terminal Rajabasa (Lampost, 13/9) menarik untuk didiskusikan, Meskipun realitas yang diangkat tak terlalu mengagetkan bagi publik Lampung. Narasi Rico terhadap terminal induk dan terbesar di Provinsi Lampung ini secara tepat menggambarkan realitas, dan keluhan yang memang dirasakan banyak orang. Namun ketika menutup tulisannya, Rico hanya menawarkan para pihak yang berkepentingan untuk duduk satu meja. Belum dijelaskan oleh Rico siapa saja yang harus duduk dalam satu meja itu, termasuk setelah duduk dalam satu meja, akan membicangkan apa. Baca entri selengkapnya »

(Bukan) Bangsa Gagap Bencana

September 7, 2010

Realitas bahwa bangsa Indonesia hidup di kawasan yang rawan bencana sudah menjadi kesadaran banyak pihak. Tanah air kita misalnya, berada pada kawasan dengan pergerakan lempeng tektonik aktif sebab pertemuan lempeng Eurasia, Australia dan lempeng dasar Samudera Pasifik yang mengakibatkan wilayah Pantai Barat Sumatera hingga Pantai Selatan Jawa sebagai jalur gempa bumi, rangkaian gunung api aktif serta zona rawan bencana tanah longsor. Baca entri selengkapnya »